[ SETENGAH LIMA ]

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
BERANDA *
CIVIL * GIGS * ASTRONOMIA * CERITA * PHOTO BLOG
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Spesies Baru Alligator Snapping Turtle

Saturday, June 14, 2014

AST juvenile

Kalau anda seorang pencinta kura-kura baik darat maupun air, saya punya informasi yang pastinya menarik untuk anda. Masih hangat menjadi perbincangan teman-teman penggemar kura-kura di seluruh dunia, karena memang baru dikeluarkan 14 April 2014. 
Ini tentang AST alias Alligator Snapping Turtle (Macrochelys Temminckii). Salah satu kura-kura air impian saya. Tapi berhubung dana belum mencukupi, yasudah syukuri dan rawat kura-kura yang ada dulu.


Jadi, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Zootaxa mengungkapkan bahwa AST yang kita kira sebelumnya merupakan sebuah spesies tunggal, sebenarnya terdiri dari 3 spesies berbeda. Berdasarkan analisis dari catatan fosil dan morfologi modern, peneliti merevisi genus Macrochelys. Menurut para peneliti, genus ini dibagi oleh perbedaan geografi yang memicu perubahan genetika. Mereka adalah Macrochelys apalachicolae, Macrochelys suwanniensis, dan tentunya Macrochelys Temminckii.
AST baby di Indonesia berharga sekitar 1 juta...

Travis Thomas dalam laporannya, menyatakan bahwa distribusi lokal dari spesies Macrochelys suwanniensis meliputi Teluk Meksiko bagian Utara. Pada daerah ini, AST mengalami ancaman yang paling signifikan. Jumlahnya sangat sedikit.

M. temminkii ditemukan pada sungai Mississippi, sedangkan M. Apalachicola hanya terbatas pada daerah Apalachicola dan sungai Panhandle. Tidak ditemukan AST di tujuh sungai antara Suwannee dan Ochlockkonee. Kesenjangan ini menciptakan isolasi geografis yang kemungkinan mengakibatkan spesies Suwannee paling berbeda dengan 2 spesies lainnya.

ukurannya, buseet...

Nah, bagaimana? Coba periksa AST anda. Masuk kedalam spesies yang mana. Ngomong-ngomong, saya agak bingung perbedaan antara spesies, sub spesies, dan variasi dalam spesies. Ada yang bisa bantu? Masalahnya begini.
·         Kucing anggora dan kucing kampung dikatakan satu spesies namun hanya memiliki perbedaan variasi. Padahal secara visual mereka sangat jauh berbeda.
·         Pada manusia, orang Tiongkok (eh sekarang China dihapus lho, digantikan Tiongkok! RRT = Rep Rak Tiongk) dan orang eropa sangat jauh berbeda, dikatakan satu spesies namun berbeda variasi.
·         Tapi... coba tebak apa yang terjadi pada GAJAH... Gajah afrika = Loxodonta africana sedangkan Gajah asia = Elephas maximus.Ternyata mereka beda spesies!! Labirinnn!!!

Sekian dari saya. Untuk sumber silahkan ikuti link ini. Untuk anda yang ingin belajar tentang kura-kura, baik darat (tortoise), kura full air (turtle), maupun kura semi darat (terrapins) monggo lihat forum yang sering saya kunjungi :
http://www.tortoiseforum.org/
http://www.tortoiseboard.com/
http://www.turtleforum.com/
http://turtlerescues.org/
http://www.reptilx.com/ (indonesia punya)





Sempat beberapa hari yang lalu ada teman yang membeli penyu, terus meminta nasehat tentang ceresheet-nya. Itu lucu, hari gini kok plihara penyu! Kecuali kalau anda punya halaman full air laut dengan luas minimum 1km persegi, monggo diadopsi... 
Share this article on :

3 celathu:

Bimbingan Belajar Anak said...

kura - kura ada culanya seperti badak saja...

Masamar Sukamoco said...

iya nih... keturunan dinosaurus kali ya... ehehe

Wisnu Wirandanu said...

Sereeem liat kura-kura nya....

Post a Comment

Komentar di blog ini dibuat tanpa captcha untuk memudahkan Anda dalam berkomentar...

 
© Copyright 2010-2011 Setengah Lima All Rights Reserved.
Template Design by Amar Ma'rruf | Published by Google | Powered by Blogger.com.
Pengagum Ahmad Tohari, Pramoedya A.T., dan S. Djoko Damono