[ SETENGAH LIMA ]

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
BERANDA *
CIVIL * GIGS * ASTRONOMIA * CERITA * PHOTO BLOG
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tentang Film

Saturday, December 6, 2014

Dalam prolognya, Joni, di dalam film Janji Joni pernah berkata, “Coba lihat sekeliling mu! 7 dari 10 orang yang kamu temui mengaku sebagai pecinta film. Dan kalau kamu mendekat ke mereka, kamu hampir bisa mendengar apa yang mereka pikirkan tentang film.”

Bisa jadi saya termasuk dalam 7 orang itu. Memikirkan dan membayangkan menjadi Benjamin Mee difilm We Bought Zoo ketika bertemu seorang gadis impian, atau memilih seberani Gerry Lane di film World War Z bila bertemu dosen yang hatinya mati rasa seperti zombie. Tapi tenang... tidak ada konflik identitas disini. Menjadi diri sendiri itu penting, hanya saja mempelajari pengalaman seseorang (dalam hal ini dari film) bisa menjadi referensi dan motivasi saat menghadapi saat kritis dalam hidup.

Dari selusin film yang pernah ditonton, tentunya ada film yang benar-benar nempel di otak saya. Kadang bukan karena cerita filmnya yang bagus, tapi lebih karena sisi makna tersirat yang saya tangkap dari film itu.

di balik Film
Teman saya Bimo itu skeptis tentang jodoh (atau takdir?). Teman saya yang lain juga begitu. Kalau saya cerita tentang pertemuan-pertemuan saya dengan perempuan (yang saya anggap jodoh saya), pasti mereka bilang, “kebutalan aja kali Mar”. Saya percaya tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Setiap pertemuan itu punya makna. Seperti halnya sebuah film, untuk apa sutradara buang-buang scene yang berharga???

Teori daya tarik... Alam semesta itu semuanya terkait. Seperti halnya suatu lingkaran yang tidak terputus. Sinkronisitas... alam semesta bukanlah sebuah garis lurus, tapi merupakan sebuah lingkaran. Diexpand dia membesar dan semua yg didalamnya itu berhubungan. Jadi bullshit kalo ada orang yang bilang, “ah... ini kebetulan”.

Edward Norton Lorenz bilang, kepakan sayap kupu-kupu di hongkong bisa menyebabkan badai di new york. Jadi masuk akal juga dong pertemuan sesaat saya dengan perempuan itu bisa mengikat saya seumur hidup dengan dia... LOL

Beberapa film kesukaan saya dibawah ini juga berkisah mengenai ‘sinkronisitas hidup’ dan beberapa yang lain bercerita tentang romantisme yang mendayu-dayu. Tanpa berpanjang lebar, berikut 10 film keren versi saya :

1.    Cloud atlas
Cloud Atlas
Cloud Atlas adalah sebuah film drama dan fiksi ilmiah Jerman tahun 2012 yang ditulis, diproduseri dan disutradarai Lana dan Andy Wachowski dan Tom Tykwer. Mengadaptasi novel tahun 2004 karya David Mitchell, film ini memiliki beberapa alur dengan latar enam zaman yang berbeda. Sinopsis resmi Cloud Atlas menyebut film ini sebagai sebuah petualangan tentang bagaimana kehidupan seseorang memengaruhi kehidupan satu sama lain di masa lalu, masa kini, dan masa depan, ketika satu jiwa berubah dari pembunuh menjadi pahlawan dan tindak kebaikan yang terus ada melintasi zaman demi menciptakan suatu perubahan.

2.    Janji joni
Film ini ceritanya simpel. Bercerita tentang anak muda berusia 22 tahun bernama Joni (Nicholas Saputra). Dia bekerja sebagai pengantar rol film (day and date) dari bioskop satu ke bioskop lainnya. Suatu waktu ia melihat penonton wanita yang sangat mempesonanya yang belakangan diketahui bernama Angelique (Maria Renata). Ia ingin berkenalan dan mengetahui nama wanita tersebut tanpa mempedulikan cowok yang berada di samping wanita itu (Otto, Surya Saputra).

Janji Joni
Namun, wanita tersebut hanya mau memberi tahu namanya bila Joni dapat memenuhi janjinya untuk mengantar rol film yang akan ia tonton tepat waktu. Dikira mudah, dengan pertimbangan selama setahun belakang ia tidak pernah terlambat, Joni mengamini persyaratannya. Nah, cerita mulai seru ketika diperlihatkan bagaimana perjuangan Joni untuk memenuhi janjinya tersebut. Lingkungan di sekitarnya seolah-olah berkonspirasi untuk membuatnya terlambat menepati janji.

Adegan epik = sewaktu si Joni menemani istri sopir taksi di RS

3.    500 days of summer
500 Days of Summer
Film yang dibuka dengan narasi ini bercerita tentang Tom Hansen (Joseph Gordon-Levitt) yang digambarkan sebagai orang yang tidak dapat benar-benar merasa bahagia sampai ia menemukan seseorang yang menurutnya adalah belahan jiwanya. Tom yang pernah bercita-cita menjadi arsitek ini meyakini bahwa Summer Finn (Zooey Deschanel), asisten baru atasannya di perusahaan tempatnya bekerja sebagai pembuat kartu ucapan adalah gadis yang selama ini diimpikannya untuk menjadi pasangan hidupnya. Film beralur flash back ini memiliki tagline "Ini bukan sebuah kisah cinta, tapi sebuah kisah tentang cinta". Tom melihat Summer untuk pertama kalinya pada tanggal 8 Januari. Tanggal ini terhitung sebagai hari pertama kisahnya dengan Summer. 

Adegan epik = sewaktu si Tom bertemu Autumn

4.    If i stay
Mia Hall (Chloë Grace Moretz) adalah seorang gadis pemain cello berbakat berusia 17 tahun. Kehidupannya hampir sempurna. Dia memiliki semua yang ia inginkan. Keluarganya selalu ada untuknya. Kekasihnya, Adam (Jamie Blackley), yang keren dan rupawan sangat mencintainya. Selain itu karir musiknya juga sangat cemerlang.
 If i stay
Semua kesempurnaan hidup yang ia peroleh tiba - tiba hilang. Sebuah kecelakaan tragis menimpa Mia dan keluarganya. Orang tua dan adiknya meninggal dunia. Sedangkan dirinya masih selamat namun mengalami koma. Sejak saat itu ia terjebak antara hidup dan mati, rohnya keluar dari jasad dan menyaksikan orang - orang disekitarnya yang sangat mencemaskan dirinya. 

5.    A momen to remember
Film ini diawali insiden pertemuan antara seorang wanita bernama Kim Su-Jin dan Choi Chul-soo. Su Jin merupakan wanita berusia 27 tahun yang berprofesi sebagai perancang busana yang baru saja ditolak oleh seorang pria.

A momen to remember
Suatu saat saat sedang menemani ayahnya yang merupakan CEO sebuah perusahaan konstruksi, Su-Jin bertemu dengan Chul-soo yang ternyata merupakan salah satu pekerja konstruksi yang sedang belajar menjadi seorang arsitek. Kemudian film ini menceritakan bagaimana keduanya jatuh cinta dan menikah.

Bagian berikutnya menceritakan pernikahan bahagia keduanya dimana Chul-soo berhasil mewujukan desain rumah impiannya dan Su-jin belajar menjadi ibu rumah tangga yang baik. Setelah waktu berlalu, Su jin mulai menjadi pelupa termasuk pada insiden dimana terjadi kebakaran di rumah karena dia lupa mematikan kompor.

Cerita kemudian bergulir dimana Su-Jin didiagnosa dokter mengidap penyakit Alzheimer dan mungkin akan lupa atau tidak ingat akan suaminya lagi. Kemudian mereka berkomitmen untuk terus berjuang walaupun memori Sun Jin menjadi buruk. Akhirnya Su-jin memutuskan untuk meninggalkan rumah untuk mendapatkan perawatan di sebuah fasilitas kesehatan.

Adegan epik = sewaktu Su-Jin ngopol dan langsung diseret Chul-soo ke kamar mereka. Ini film Korea paling keren!!!

6.    Into the wild
Sebuah film hasil rekaan actor-director peraih dua piala Oscar, Sean Penn. Ceritanya sendiri diadaptasi dari novel bestseller John Krakaeur, yang sebenarnya adalah kisah nyata dari si tokoh utama.

 Into the wild
Christopher Johnson McCandless (Emile Hirsch) adalah seorang pria muda berpendidikan yang berprestasi tinggi. Tidak sekedar pintar dalam pendidikannya, Chris memiliki kepribadian yang baik, rendah hati, dan pemikiran dewasa yang bijaksana. Paska kelulusan dirinya dari Universitas Emory, Chris yang usianya tergolong muda, 22 tahun, memutuskan untuk pergi meninggalkan keluarganya dan memulai kehidupan dengan caranya sendiri, yaitu menjalani petualangan di alam bebas. Dengan cara kehidupan Chris yang baru tersebut, ia rela meninggalkan segala unsur-unsur kehidupan lamanya, seperti uang, telepon, bahkan kekayaan yang dimilikinya.

7.    God father
the god father
The Godfather adalah sebuah film tahun 1972 yang disutradarai Francis Ford Coppola dan dibintangi antara lain oleh Marlon Brando dan Al Pacino serta diangkat dari novel tulisan Mario Puzo (juga berjudul The Godfather). Film ini bercerita tentang sebuah keluarga Mafia di Amerika Serikat yang dipimpin Don Vito Corleone (Brando) 

8.    Time machine
Suatu hari di kota New York, pada 1899, Alexander Hartdegen menemui kenyataan pahit. Seseorang yang amat dicintainya, Emma, tewas di taman. Berandalan jalanan nekat menghabisi nyawan Emma untuk mendapatkan hartanya yang tak seberapa. Tak ingin tenggelam dalam kesedihan, Alex, penemu sekaligus pengajar Columbia University, New York ini mendedikasikan waktu demi menciptakan sebuah mesin berteknologi tinggi.
time machine
Beberapa tahun kemudian, Alex berhasil menciptakan mesin waktu. The time machine. Seperti yang bisa ditebak, dengan mesin waktu ciptaannya, Alex kembali ke hari meninggalnya Emma. Alex ingin menyelamatkan Emma dari pembunuhan itu, sekaligus melangsungkan niatnya untuk memberikan cincin tanda cinta.

Singkat cerita, kembalilah Alex di hari itu. Ia mewanti-wanti Emma agar tidak menunggu di taman – tempat ia (seharusnya) dibunuh perampok. Entah mengapa, hari itu, Alex kembali datang terlambat. Emma memang tidak menunggu di tempat ia dibunuh perampok. Namun, Alex lagi-lagi melihat Emma tewas di depan matanya. Kali ini Emma tak mati karena belati, tapi mobil berkecepatan tinggi. Mobil itu menyeruduk Emma yang tengah menyeberang jalan. Emma (kembali) meninggal.

Sekali lagi, Alex kembali ke laboratorium. Ia bertekad menciptakan mesin waktu yang lebih canggih. Bukannya kembali ke masa lalu, Alex pergi ke masa depan. Ia berkelana ke tahun 2030. Berhari-hari ia berkutat di perpustakaan untuk mempelajari teknologi yang terus berkembang.

Dahaga ilmu tak terpuasakan, ia menyetel mesin waktunya ke masa yang lebih jauh ke depan. Ia rela “terdampar” di tahun 802701, saat Bumi tak lagi berpenghuni, karena ditabrak Bulan, demi memuaskan rasa penasaran akan teknologi mesin waktu. Di tahun itu, Alex bertemu sekumpulan manusia yang hidup di bawah tanah. Mereka beruntung bisa menyelamatkan diri ke gua bawah tanah saat terjadi tabrakan.

9.    The secret life of walter mitty
Cerita Film The Secret Life of Walter Mitty diadaptasi dari tahun 1939 yang merupakan cerita pendek dari James Thurber. Film ini disutradarai oleh Ben Stiller yaitu cerita klasik James Thurber seorang pemimpi yang lolos kemudian hidup dalam dunia fantasi yang penuh dengan kepahlawanan, roman dan tindakan. 
The secret life of walter mitty
Selama waktu tersebut dia memiliki beberapa episode lamunan heroik yang masing-masing terinspirasi oleh beberapa detail dari lingkungan duniawi Mitty. Ketika pekerjaan yang dilakukkan dengan rekannya (Kristen Wiig) terancam, Walter mengambil tindakan di dunia nyata dengan memulai perjalanan global hingga kemudian berubah menjadi sebuah petualangan yang luar biasa dari apa yang pernah dibayangkan....

10.  Predestination
Predestination
Film ini merupakan kronik kehidupan seorang Temporal Agen yang dikirim pada seri rumit perjalanan perjalanan waktu, dirancang untuk memastikan kelanjutan karir sang penegak hukum seumur hidupnya. Sekarang pada tugas terakhirnya, Agen ini harus merekrut dirinya lebih muda sambil mengejar satu kriminal yang telah menghindari dia sepanjang waktu. "Takdir" didasarkan pada kisah klasik Robert A. Heinlein cerita pendek "Semua yang Anda Zombies".



Sebenarnya ada satu lagi film bagus >>> We Bought a Zoo, tapi brengsek...!!! 
Semoga bermanfaat...
Share this article on :
 
© Copyright 2010-2011 Setengah Lima All Rights Reserved.
Template Design by Amar Ma'rruf | Published by Google | Powered by Blogger.com.
Pengagum Ahmad Tohari, Pramoedya A.T., dan S. Djoko Damono